FAQ Tentang PHP part3


“Memilih sebuah nama untuk variabel, apakah ada aturannya ?”
Ada dong aturannya, namun cukup sederhana, yaitu :
1. Gunakan kata apa saja asal didahului oleh huruf dan selalu diberi tanda $ di depan kata tersebut. Contoh : $asya.

2. Huruf besar dan huruf kecil dibedakan, jadi jika Anda punya variabel $asya akan berbeda dengan $Asya, $aSya, atau yang lainya.

“Tipe data itu apa dan di PHP tipe datanya apa saja ?”
Tipe data adalah jenis-jenis data yang digolongkan berdasarkan kriteria dan watak tertentu. Di PHP tipe data ada tiga yakni :
1. Integer
Data integer adalah data yang berupa bilangan bulat. Contoh $bil1 = 2, $bil2 = 4, dan lainya.
2. Double
Data double adalah data yang berupa bilangan bulat dan bilangan decimal. Contoh $bil1 = 2.5, bil2 = 3.72, dan lain sebagainya
3. String
Data string adalah data yang berupa huruf dan angka. Namun angka disini tidak dapat dioperasikan matematis layaknya data Integer dan Double. Jadi hanya sekedar tulisan biasa. Untuk menuliskan di skrip PHP harus di apit tanda petik baik tunggal maupun ganda.
Contoh: $kalimat = “Umur saya 25 Tahun”;

Mudah! Anda sebenarnya sudah mempraktekannya kok sebelumnya, caranya:
$variabel_anda = data_anda ;
contoh : $asya = “Anak yang Lucu”;
“Setelah saya bisa menyimpanya, bagaimana cara mengakses data tersebut ?”
Cukup anda panggil nama varibelnya saja, contoh:
$angka1 = 2;
$angka2 = 3;
$hasil = $angka1+angka2;
maka sekarang $hasil berisi 5.
Untuk menampilkan isi variabel ke browser cukup panggil dengan echo, print, atau printf nama variabel yang diinginkan.contoh : echo($hasil).
Untuk mempraktekan beberapa konsep variabel yang telah dipelajari, coba skrip berikut:
Skrip Variabel.php
<?php
$tulisan=”Memberi Nilai Variabel”;
$bilbulat=23;
$bildesimal=3.5;
echo(“Tulisan : $tulisan”);
echo(“<BR>”);
echo(“Bilangan Bulat : $bilbulat”);
echo(“<BR>”);
echo(“Bilangan Desimal : $bildesimal”);
?>

“ Array itu apa ?? fungsinya untuk apa nih? “
Seperti halnya variabel, array pun berfungsi untuk menyimpan data, akan tetapi array mampu menyimpan lebih dari satu data. Disamping itu, array mampu mengerjakan hal-hal yang rumit, terutama yang berhubungan dengan database agar lebih dinamis dan praktis.
# Membuat dan Mengakses Array
Untuk membuat array gunakan fungsi array( ), misalnya:
$hari=array(“Minggu”,”Senin”,”Selasa”,”Rabu”,”Kamis”,”Jumat”,”Sabtu”);
Tiap elemen data pada array dibedakan menurut nomor indeksnya. Defaultnya, bila Anda tidak menentukan sendiri nomor indeksnya (urutannya), maka data pertama akan memiliki indeks=0, kedua=1, dan seterusnya, misalnya untuk mengakses elemen ketiga dari array $hari adalah $hari[2];. Agar lebih jelas, coba skrip berikut:
Skrip AksesArray.php
<?php
//Membuat Array
$bulan=array(“Januari”,”Februari”,”November”,”Desember”);
echo(“<U>Musim hujan biasanya terjadi pada bulan-bulan: </U><BR>”);
//Mengakses Array
echo(“$bulan[0]<BR>”);
echo(“$bulan[1]<BR>”);
echo(“$bulan[2]<BR>”);
echo(“$bulan[3]<BR>”);
?>

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s